Desa Sarirejo

Kecamatan Ngaringan
Kabupaten Grobogan - Jawa Tengah

Artikel

GEMAS PANGAN: Mahasiswa UNNES GIAT 12 SKM Hidupkan Semangat Ketahanan Pangan Keluarga Cegah Stunting Melalui Dapur Ibu di Desa Sarirejo

Admin Sarirejo

25 Juli 2025

90 Kali Dibaca

SARIREJO, GROBOGAN – Suara tawa dan semangat belajar memenuhi Balai Desa Sarirejo pada Rabu sore, 23 Juli 2025. Puluhan ibu-ibu kader PKK duduk bersama bukan sekadar untuk bertatap muka, melainkan ingin menantikan penjelasan tentang "Isi Piringku" – sebuah konsep sederhana namun bermakna bagi Ibu-ibu dalam memahami porsi ideal dan pemanfaatan alam sekitar untuk menjaga ketahanan pangan keluarga di Desa Sarirejo, Ngaringan, Grobogan.

 

Ini bukan sekadar pertemuan Ibu PKK biasa. Ini adalah GEMAS PANGAN (Gerakan Emak-Emak Pancasila Ketahanan Pangan), sebuah program inovatif yang diinisiasi Tim KKN UNNES GIAT 12 SKM Kelompok 22, yang bertujuan mengubah paradigma pangan dan gizi di tingkat keluarga. Program ini lahir dari kepedulian terhadap dua isu besar yang tengah dihadapi banyak desa di Indonesia, yaitu rendahnya kesadaran gizi seimbang dan masih tingginya risiko stunting pada anak. 

 

Kebingungan Menjadi Pencerahan

"Selama ini kita cuma masak apa yang ada di desa mba, kayak tempe dan tahu goreng tepung. Intinya yang murah-murah," ungkap salah satu Ibu Kader sebagai peserta kegiatan yang masih bingung dengan konsep gizi seimbang.

Pertemuan pertama pada hari Rabu, 23 Juli 2025 difokuskan pada edukasi pengenalan konsep “Isi Piringku”, sebuah panduan sederhana namun penting dalam menyusun menu harian keluarga. Ibu-ibu diajak memahami porsi ideal antara makanan pokok, lauk pauk, sayur, dan buah, serta pentingnya minum cukup air dan rutin beraktivitas fisik.

Edukasi disampaikan secara interaktif, dipadu dengan pre-test dan post-test berbasis Google Form untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Walaupun sempat terkendala karena tidak semua membawa telepon genggam, semangat para peserta tetap membara. Suasana hangat dan saling berbagi pengalaman membuat materi terasa lebih hidup dan mudah dipahami.

 

Mengubah Pepaya Jadi Peluang Keluarga Berdaya

Sabtu, 9 Agustus 2025 merupakan pertemuan kedua yang menghadirkan materi bertajuk “Potensi Desa Sarirejo”, yang mengangkat topik hasil bumi unggulan seperti pepaya, jagung, dan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) yang di antaranya kunyit, jahe, dan laos.

Poster yang disajikan menggambarkan kandungan gizi dan manfaat setiap bahan, sekaligus menginspirasi peserta untuk mengolahnya menjadi produk inovatif bernilai jual tinggi. Misalnya:

  • Pepaya – dari buah yang sering diabaikan, bisa bertransformasi menjadi sabun wajah alami, masker anti-aging, es krim sehat, hingga keripik renyah yang bisa dijual.
  • Jagung – tidak lagi hanya untuk direbus, tetapi bisa diolah menjadi tepung premium, susu jagung bergizi tinggi, dan nugget jagung sebagai alternatif protein.
  • TOGA – dari tanaman pekarangan biasa menjadi produk komersial seperti teh celup herbal, jamu kemasan praktis, hingga lulur tubuh alami yang diminati pasar urban.

 

Aksi Ketahanan Pangan Keluarga dari Menanam

Yang membedakan GEMAS PANGAN dari program edukasi lainnya adalah aksi nyata di lapangan. Setiap peserta tidak pulang dengan tangan kosong. Mereka membawa bibit TOGA untuk ditanam di pekarangan rumah dan lahan asmatoga yang ada.

"Kami ingin mengajak ibu-ibu disini untuk langsung merasakan menanam bibit sebagai awal mula ketahanan pangan keluarga yang dimulai dari pekarangan rumah." ujar Norman, salah satu mahasiswa KKN selaku Koordinator Mahasiswa Desa.

Proses penanaman berlangsung penuh tawa dan kehangatan. Ibu-ibu saling berbagi tips merawat tanaman, bercerita pengalaman berkebun, seakan mempertegas bahwa ketahanan pangan dimulai dari halaman rumah itu sendiri.

 

 

Dari Lumbung Keluarga untuk Kuatkan Bangsa

Dengan mengusung slogan "Dari Lumbung Keluarga untuk Kuatkan Bangsa", GEMAS PANGAN mengangkat pemahaman bahwa ketahanan pangan nasional tidak selalu membutuhkan teknologi canggih atau investasi besar, namun cukup dimulai dari kesadaran dan aksi nyata di tingkat keluarga.

Dengan angka stunting Indonesia yang masih mengkhawatirkan, inisiatif seperti GEMAS PANGAN menjadi secercah harapan. Program ini tidak hanya memberikan edukasi gizi, tetapi juga memberdayakan ekonomi keluarga melalui pemanfaatan potensi lokal.

Program GEMAS PANGAN diharapkan dapat menjadi model replikasi untuk desa-desa lain di Indonesia, sebagai upaya konkret mendukung program pemerintah dalam pencegahan stunting dan penguatan ketahanan pangan nasional.

Kirim Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail

Komentar

Captha

Komentar Facebook

Statistik Desa

Aparatur Desa

Kepala Desa

AGUS ALIM, A.Md

Sekretaris Desa

SUHADI

Kaur Perencanaan

SURATMIN

Kasi Pemerintahan

SUWITO

Kaur Keuangan

SUNDARU

Kasi Pelayanan

WARSONO

Kasi Kesejahteraan Rakyat

AHMAD IHSANUDIN

Kadus Galsari

AHMAD NURUL HUDA

Kadus Tambak

TRISNO

Kadus Karangjati

SRI PADMI

Kadus Tengger

SUNARTO

Kadus Setren

SLAMET

Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri

Desa Sarirejo

Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan, 33

Transparansi Anggaran

APBDes 2026 Pelaksanaan

APBDes 2026 Pendapatan

APBDes 2026 Pembelanjaan

Lokasi Kantor Desa

Latitude:-7.113516637212045
Longitude:111.1581167579243

Desa Sarirejo, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan - Jawa Tengah

Buka Peta

Wilayah Desa